Dua Ribu Pohon Tabebuya Ditanam di Kota Madiun

KOTA MADIUN (Disperkim) – Kota Madiun semakin cantik. Ini seiring adanya penanaman 2.000 pohon tabebuya daun lebar di sejumlah ruas jalan. Utamanya pintu masuk Kota Madiun. Ribuan pohon tersebut telah selesai ditanam dan saat ini masih dalam masa pemeliharaan dengan jaminan selama enam bulan. Jika mati, langsung diganti oleh penyedia.

Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun, Jemakir mengatakan, pohon tabebuya yang ditanam paling kecil berukuran 2,5 meter. Saat ini, tanaman tersebut tumbuh dengan subur.

Tumbuh: Pohon tabebuya daun lebar tumbuh subur di pintu masuk Kota Madiun sisi utara, tepatnya di Jalan Yos Sudarso kawasan PG Rejoagung.

“Kondisinya baik lah. Ya 95 persen sudah hidup, lima persen masih dalam penyulaman. Kita tuntutannya 100 persen harus hidup, kalau mati ya diganti sama penyedia,” ujarnya, Senin (23/5).

Jemakir menjelaskan, tabebuya daun lebar itu telah ditanam di sepanjang Jalan untuk menambah estetika kota. Diantaranya di Jalan Urip Sumoharjo, Setia Budi, Yos Sudarso, Mayjend Sungkono, Jalan Mastrip. Kemudia MT. Haryono, Jalan Kartini, Pahlawan,Cokroaminoto, Trunojoyo hingga Soekarno-Hatta.

Tabebuya yang ditanam pun nantinya menghasilkan bunga beraneka warna. Mulai kuning, ungu, putih, serta pink (merah muda). Penanaman ribuan pohon tabebuya itu sekaligus ingin mewujudkan Kota Madiun sejuta bunga.

“Yang jelas kita ingin mewujudkan Madiun Kota Sejuta Bunga,” kata dia.

Disamping itu, Disperkim secara bertahap juga telah melakukan pembibitan pohon tabebuya. Lokasinya berada di kawasan Pace Keras, Kelurahan Pandean, Kota Madiun. Pembibitan diambilkan dari buah Tabebuya kemudian disemaikan. Saat ini totalnya sekitar 600-an bibit. Kemungkinan tiga sampai lima tahun kedepan sudah tumbuh besar sehingga bisa dialihkan dan ditanam di sejumlah titik wilayah kota. (*)